;

02 Juli 2009

Pecah dan Belah


Pada badan serat kayu bulat atau pada bontos kayu bulat sering terlihat adanya serat-serat yang terpisah memanjang. Berdasarkan ketentuan pengujian kayu, lebar terpisahnya serat yang tidak melebihi 2 mm, dinamakan retak. Apabila tidak lebih dari 6 mm, dikatakan pecah dan kalau lebarnya lebih dari 6 mm, disebut belah. Cacat-cacat ini disebabkan:
  • Ketidakseimbangan arah penyusutan pada waktu kayu menjadi kering.
  • Tekanan di dalam tubuh kayu yang kemudian terlepas pada waktu kayu ditebang.
  • Kurang hati – hati pada waktu melakukan penebangan sehingga kayu robek, atau menimpa benda – benda keras.
Cacat – cacat ini akan mengurangi keteguhan tarik, demikian pula keteguhan kompresi akan berkurang, karena distribusi tegangan – tegangan yang disebabkan oleh adanya suatu beban tidak merata. Demikian pula keteguhan kompresi akan berkurang, karena distribusi tegangan-tegangan yang disebabkan oleh adanya suatu beban tidak merata. Demikian pula keteguhan geser sangat terpengaruh oleh cacat kayu ini, karena pengurangan langsung dari luasnya daerah yang menahan geseran.

Ada Lanjutannya Lho.....

0 komentar:

Posting Komentar

 

Mengenal Kayu is Designed by productive dreams for smashing magazine Bloggerized by Ipiet © 2008