;

10 Juli 2009

Pengeringan Kayu Dengan Cara Buatan (Kiln Drying)


Pengeringan ini merupakan lanjutan hasil perkembangan pengeringan udara. Dengan kemajuan dan perkembangan teknologi modern, meningkatkan permintaan akan kayu berkualitas tinggi, maka timbul usaha pengeringan buatan yang lebih efektif dan lebih efisien daripada pengeringan buatan yang lebih efektif dan lebih efisien daripada pengeringan udara.
a. Kebaikannya
  • Waktu pengeringan sangat singkat
  • Kadar air akhir dapat diatur sesuai dengan keinginan, disesuaikan dengan tujuan penggunaan
  • Kelembaban udara (RH), temperature dan sirkulasi udara dapat diatur sesuai dengan jadwal pengeringan
  • Terjadinya cacat kayu dapat dihindari dan beberapa jenis kayu dapat diperbaiki
  • Kontinuitas produksi tidak terganggu dan tidak diperlukan persediaan kayu yang banyak
  • Tidak membutuhkan tempat yang luas
  • Kualitas hasil jauh lebih baik
b. Kekurangannya
  • Memerlukan investasi/modal yang besar
  • Memerlukan tenaga ahli pengalaman
  • Sortimen kayu yang akan dikeringkan tertentu
Macam Dry Kiln

a. Compartment Kiln

  • Tingkat kekeringan kayu sama
  • Pintu masuk lori sama dengan pintu keluar
  • Arah pergerakan udara melintang kiln
  • Tidak membutuhkan ruang yang besar
b. Progessive Kiln

  • Tingkat kekeringan kayu berbeda
  • Pintu masuk dan keluar tidak sama
  • Arah pergerakan udara berlawanan dengan arah lori
  • Merupakan bentuk terowongan
Pekerjaan pengeringan kayu dengan kiln dapat dibagi dalam 4 tahap yaitu :

  1. Tahap penyediaan alat – alat
  2. Tahap penumpukan/penyusunan kayu
  3. Tahap pengambilan contoh – contoh kayu pengamatan
  4. Tahap pekerjaan selama pengeringan berlangsung yang mencakup : penggunaan jadwal pengeringan, pengaturan dan pengawasan suhu serta kelembaban udara di dalam kiln.
Untuk penjelasannya ditunggu ya….

0 komentar:

Posting Komentar

 

Mengenal Kayu is Designed by productive dreams for smashing magazine Bloggerized by Ipiet © 2008