;

12 Desember 2012

Jual Kayu Jati Kota Malang

0komentar
Jual Kayu Jati di kota Malang
Butuh kayu jati ukuran kusen, slimar, panil, dll atau barang jadi sesuai pesanan?
hubungi : 081937767788

28 Desember 2009

Finir Dan Kayu Lapis

3komentar
Dengan meningkatnya perkembangan teknologi dewasa ini manusia cenderung membuat bahan-bahan kayu lebih terarah dengan memanfaatkan bahan kayu menjadi kayu lapis yang sangat berguna di dalam berbagai bidang penggunaan kayu umumnya dan kehidupan manusia khususnya. Kayu lapis (plywood) adalah papan buatan dengan ukuran tertentu yang terbuat dari beberapa lapisan finir yang jumlahnya ganjil dipasang dengan arah serat bersilangan saling tegak lurus, kemudian direkat menjadi satu pada tekanan tinggi dengan perekat khusus sesuai tujuan penggunaan kayu lapis.

Finir adalah lembaran kayu yang tipis dari 0,24 mm sampai 6.00 mm, yang diperoleh dari penyayatan (pengupasan) dolok kayu jenis-jenis tertentu. Maksut dan tujuan pembuatan finir dan kayu lapis ialah untuk mendapatkan papan yang berukuran lebar. Selain itu juga untuk :

  • Menghemat penggunaan kayu
  • Memanfaatkan jenis-jenis kayu bernilai rendah
  • Menambah kekuatan serta meningkatkan mutu kayu dengan memperindah segi dekoratif kayu
Plywood dengan tiga lapisan disebut tripleks atau three-ply, lapis 5 (5 ply), lapis 7 (ply 7), lapis 9 (9 ply). Lapis 5 dan selebihnya disebut pula multipleks atau multiply.

Lebih lengkapnya ditunggu ya…

22 November 2009

AKHIR PROSES PENGAWETAN KAYU

0komentar
Ada 3 hal yang perlu diperhatikan pada akhir proses pengawetan kayu :
  1. Pembongkaran kayu dari tumpukan dalam bak celup (rendaman) harus dilakukan dengan hati-hati, jangan sampai terjadi kerusakan kayu yang mengakibatkan tergoresnya permukaan yang telah terlapiskan bahan pengawet.
  2. Untuk pengeringan kayu setelah diawetkan, dapat digunakan pengeringan secara alami atau buatan. Hanya perlu diperhatikan, tidak semua bahan pengawet dapat dikeringkan secara pengeringan buatan (dry kiln). Sebab dengan pengeringan yang mendadak, bahan pengawet akan menguap dari dalam kayu, yang berarti pelunturan bahan pengawet. Biasanya bahan pengawet larut minyak dan berupa minyak mengijinkan pengeringan akhir dengan kiln. Setelah kayu benar-benar kering, penggunaan dapat dilakukan.
  3. Penyimpanan sementara sebelum kayu dipakai harus dilakukan di tempat terlindung dan terbuka bagi sirkulasi udara. caranya seperti penyusunan kayu gergajian dengan menggunakan alat ganjel.
bersambung lho....

06 November 2009

KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN METODE PENGAWETAN KAYU

0komentar
1. Metode Rendaman

Keuntungan :
  • Penetrasi dan retensi bahan pengawet lebih banyak
  • Kayu dalam jumlah banyak dapat diawetkan bersama
  • Larutan dapat digunakan berulang kali (dengan menambah konsentrasi bila berkurang)
Kerugian :
  • Waktu agak lama, terlebih dengan rendaman dingin
  • Peralatan mudah terkena karat
  • Pada proses panas, bila tidak hati - hati kayu bisa terbakar
  • Kayu basah agak sulit diawetkan

2. Metode Pencelupan

Keuntungan :
  • Proses sangat cepat
  • Bahan pengawet dapat dipakai berulang kali (hemat)
  • Peralatan cukup sederhana
Kerugian :
  • Penetrasi dan retensi kecil sekali, terlebih pada kayu basah
  • Mudah luntur, karena bahan pengawet melapisi permukaan kayu sangat tipis
3. Metode Pemulasan dan Penyemprotan

Keuntungan :
  • Alat sederhana, mudah penggunaannya
  • Biaya relatif murah
Kerugian :
  • Penetrasi dan retensi bahan pengawet kecil
  • Mudah luntur
4. Metode Pembalutan

Keuntungan :
  • Peralatan sederhana
  • Penetrasi lebih baik, hanya waktu agak lama
  • Digunakan untuk tiang-tiang kering ataupun basah
Kerugian :
  • Pemakaian bahan pengawet boros
  • Jumlah kayu yang diawetkan terbatas, waktu membalut lama
  • Membahayakan mahluk hidup sekitarnya (hewan dan tanaman)
5. Metode Vakum dan Tekanan

Keuntungan :
  • Penetrasi dan retensi tinggi sekali (memuaskan)
  • Waktunya relatif singkat sekali
  • Dapat mengawetkan kayu basah dan kering
Kerugian :
  • Modal yang diperlukan besar
  • Perlu ketelitian dan pengerjaan yang tinggi
  • Cara ini hanya sesuai untuk perusahaan yang komersial

Yang lainnya ditunggu....



17 Oktober 2009

KERAJINAN KAYU JATI

5komentar
Dalam pemrosesan kayu jati pada tahap sederhana umumnya dapat disimpulkan sebagai berikut:
  1. Penebangan pohon jati
  2. Pembelahan kayu jati glondongan menjadi kayu pesagen
  3. Pemrosesan menjadi barang jadi
Begitu pula seperti yang saya lakukan sehari-hari pada pekerjaan saya, saya pun pada dasarnya melakukan 3 hal tersebut.
Dalam pemrosesan tersebut biasanya akan menyisakan kayu ukuran-ukuran yang tidak bisa digunakan untuk bahan kayu bangunan ataupun meubel, lha ukuran itulah yang biasanya digunakan untuk bahan kerajinan kayu. Sayapun juga produksi kerajinan kayu jati (promosi nih critanya) kayak di toko "kluwung" kerajinan on line,tapi sebetulnya masih banyak lagi macam-macam kerajinan kayu jati yang bisa kita produksi, jadi bagi pembaca yang tertarik langsung aja hubungi saya ya bisa pesen sesuai permintaan kok....

Ditunggu pesenannya ya....
 

Mengenal Kayu is Designed by productive dreams for smashing magazine Bloggerized by Ipiet © 2008